Berita

Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kelurahan Arenjaya

24-01-2018 Berita TERKINI

Kelurahan Arenjaya menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) di Aula Kelurahan Arenjaya, Selasa (23/1/18). Hadir dalam kegiatan tersebut, Camat Bekasi Timur Gutus Hermawan EP, Anggota DPRD Bekasi Daryanto, M. Kurniawan, dan Epi Susanto. Juga komunikasi dengan Kepala Bappeda Kota Bekasi melalui teleconference virtual.

Kepala Bappeda Kota Bekasi, Koswara Hanafi mengatakan tema Musrenbang dalam rangka penyusunan RKPD Tahun 2019 yaitu Memperkuat Tata Kelola Struktur Perekonomian.

“Dengan adanya Musrenbang ini diharapkan dapat memilah mana usulan pembangunan yang menjadi skala prioritas demi terwujudnya tema tersebut, sebab masih ada tata kelola yang perlu diperhatikan dalam usulan-usulan tahun ini. Lalu perlu diperhatikan pula agar tak lupa memasukan pembangunan yang ada dalam MoU FKRW dengan Wali Kota Bekasi,” ungkap Koswara saat paparan virtual.

Sementara itu, Camat Bekasi Timur Gutus Hermawan EP berharap apa yang diusulkan oleh masyarakat dan telah diizinkan oleh Wali Kota Bekasi dapat berjalan dengan baik. Salah satunya terkait pelebaran dan pendestrian di Jalan Nusantara Raya, agar kelak dapat menjadi salah satu pusat jajanan kuliner di Bekasi.

“Bukan hanya itu, rencananya Kali Sasak Jarang juga akan ditutup dengan tub sampai ke Folder Aren Jaya, nantinya bisa juga digunakan sebagai tempat wisata kuliner,” katanya.

Gutus melanjutkan, jangan sampai daerah Aren Jaya yang menjadi daerah perbatasan tidak diperhatikan. Justru harus menjadi perhatian, agar terlihat perbedaan pembangunan dan wilayah antara Kota dan Kabupaten Bekasi.

“Sama seperti Kepala Bappeda, kami pun mengingatkan dalam Musrenbang ini untuk memasukan daftar pembangunan dalam MoU Wali Kota kemarin,” imbaunya.

Sementara itu Anggota DPRD Kota Bekasi M. Kurniawan mengatakan jika ada usulan yang tidak disetujui bukan berarti Pemerintah Kota Bekasi tidak perduli. Akan tetapi karena adanya pembangunan-pembangunan yang harus diprioritaskan.

“RKPD yang akan menjadi patokan alokasi anggaran, ibaratnya RKPD adalah wajan menampung namun nantinya akan dipilah mana yang menjadi skala prioritas dan harus diutamakan dalam pembangunannya,” ungkap Kurniawan.(gis)

Baca Juga

Kategori Berita

TERKINI
TERKINI