Berita

Sosialisasi Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi di Kecamatan Bekasi Timur

14-11-2018 Berita TERKINI

Sosialisasi Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi di Kecamatan Bekasi Timur

Kecamatan Bekasi Timur menggelar sosialisasi Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) di aula Kecamatan Bekasi Timur, Selasa (13/11/18). Hadir sebagai Narasumber dari Inspektorat Kota Bekasi Evi Setia Dewi, Camat Bekasi Timur Gutus Hermawan Eka Permana, Sekcam Bekasi Timur Fitri Widyati, dan seluruh pemangku jabatan di Kecamatan Bekasi Timur.

Evi Setia Dewi mengatakan nantinya akan ada tim penilai dari pusat dalam hal ini Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia (Kemenpan RB).

|Nantinya dari Menpan RB akan memberikan langsung kuesioner , untuk itu kami memberikan sosialisasi terlebih dahulu,| ungkapnya.

Lebih lanjut, Evi menjelaskan, hakekat pembangunan zona integritas adalah membangun dan menginplementasikan 
program reformasi birokrasi.
SOP yang ada di Kecamatan Bekasi Timur akan diuji apakah sesuai dengan realisasinya.

|Kecamatan Bekasi Timur adalah salah satu OPD dari 18 OPD yang ditunjuk oleh Wali Kota Bekasi
sebagai zona integritas,| ujarnya.

Evi menambahkan, dokumen-dokumen pendukung untuk penilaian ZI menuju WBK akan di koreksi oleh Inspektorat dan akan di rekomendasikan kepada Inspektur, kemudian oleh Walikota akan diberikan ranking dari 18 OPD termasuk 12 kecamatan, maka yang terbaik akan di ajukan ke Menpan RB.

|Setelah itu Menpan RB akan mengkukuhkan OPD yang WBK. Dan disebutkan nilainya.
Mohon kiranya penilaian ini harus didukung oleh dokumen dokumennya dan komitmen dari pimpinan. Buat tim pembangunan ZI di Kecamatan Bekasi Timur, kewenangannya ada di Camat,| imbaunya.

Sementara itu, Gutus Hermawan Eka Permana mengatakan jika disimpulkan hal yang paling penting dari WBK ini adalah komitmen kita dan jajaran terkait komitmen.

|WBK ini dan menerapkan dalam reformasi birokrasi pelayanan. Mau tidak mau komitmen ini akan merubah mindset kita. Dimana mungkin biasanya ketika kita bekerja ada warga yang  memberikan sesuatu dengan ikhlas, dengan adanya komitmen WBK ini maka itu tidak diperbolehkan meskipun diberi tidak meminta. Intinya mari kita rubah mindset kita masing-masing. pelan-pelan pasti bisa jika diniatin,| ungkap Gutus.

Gutus menambahkan, dengan sosialisasi Zona Integritas ini ia berharap, bisa semakin memperbaiki adminitrasi, dokumentasi, juga kelengkapan lainnya.

|Yang terpenting adalah mindset kita yang dirubah agar bisa mencapai WBK. Sementara terkait Kecamatan Bekasi Timur, saya sampaikan pada inspektorat saat ini, selama ini cukup bersinergi dengan UPTD di lingkungan. Apabila ada pengaduan atau apapun itu, tim URC UPTD dengan sigap menyelesaikan permasalahan yang ada. Namun kelemahannya adalah penyelesaian hanya pada saat itu, dikerjakan dengan baik namun tidak adanya arsip atau dokumentasi terkait penyelesaian tersebut. Biasanya masing-masing hanya melaporkan di group,| jelasnya.(gis)

Baca Juga

Kategori Berita

TERKINI
TERKINI