Berita

launching hidroponik di RT 01 RW 08 Kelurahan Margahayu Kecamatan Bekasi Timur

15-08-2019 Berita TERKINI

Bekasi - Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono meresmikan kampung hidroponik serentak di 56 kelurahan se-Kota Bekasi dalam waktu yang bersamaan melalui telekonferensi.

Menurut pria yang akrab disapa Mas Tri ini, Kota Bekasi merupakan kota metropolis yang memiliki lahan pertanian terbatas, oleh karena itu diperlukannya kreatifitas untuk memanfaatkan situasi yang ada. |Kita harus kreatif memanfaatkan situasi dan kondisi yang ada, agar kota ini tetap hijau, salah satunya melalui kampung hidroponik,| ungkapnya di RT 13 RW 21 Kelurahan Kali Abang Tengah Kecamatan Bekasi Utara.

Ia melanjutkan, dengan program kampung hidroponik di 56 kelurahan ini, diharapkan dalam waktu 1 bulan ke depan Kota Bekasi akan panen sayur mayur.

Terpisah, Kepala Disperkimtan Kota Bekasi Jumhana Lutfi yang hadir pada launching hidroponik di RT 01 RW 08 Kelurahan Margahayu menyampaikan bahwa launching ini dimotori oleh Wali Kota, dan secara paralel seluruh dinas turun disebar di setiap kelurahan se-Kota Bekasi untuk sama-sama melaksanakan launching. |Ini tujuannya adalah bahwa ada gerakan dari seluruh lapisan masyarakat, jadi tidak hanya aparatur pemerintah, tetapi bersama-sama kita wujudkan sesuatu. Yaitu hidroponik ini yang menjadi solusi dengan kondisi yang ada di Kota Bekasi. Contohnya di Margahayu sangat sulit menanam meski hanya cabai karena lahan sempit, meski pada dasarnya masyarakat Kota Bekasi menyukai kegiatan bertani, maka hidroponik ini lah yang menjadi solusi kita bersama,| paparnya.

Pria yang akrab disapa Lutfi ini pun mengungkapkan harapannya agar kampung hidroponik terus berkembang di seluruh wilayah di Kota Bekasi. |Ya mudah-mudahan bisa berkembang terus, saya kalau kesini bisa hijau, di setiap gang jadi indah dan bermanfaat, dengan menanam sesuatu. Dengan hidroponik ini akan mendatangkan sesuatu yang sangat luarbiasa, menghemat dalam pembelanjaan dan banyak hal lainnya. Saya harapkan ini terus berkembang, bukan hanya disini saja. Kalau Pak RT bilang disini sudah 6 titik, tentu bisa menjadi budaya yang baik, ditularkan ke wilayah lain sehingga dapat mewujudkan produktifitas pertanian di wilayah yang sempit,|.(gis)

Baca Juga

Kategori Berita

TERKINI